Cara Landak Berkembang Biak

Landak adalah hewan yang khas dan mudah dikenali karena tubuhnya ditutupi oleh bulu-bulu  yang membentuk duri. Populasi Landak di Indonesia saat ini cukup memprihatinkan. Hal ini dikarenakan banyak Landak yang diburu, baik untuk dikonsumsi atau dipelihara secara pribadi.

Cara Landak berkembang biak

Landak berkembang biak dengan cara melahirkan atau Vivipar. Landak siap melangsungkan perkawinan setelah usia 6 bulan masa hidupnya. Perubahan bentuk fisik Landak akan terjadi saat musim kawin tiba, utamanya terjadi pada Landak jantan. Perut Landak jantan akan tampak membuncit dan kelenjar kelaminnya membengkak.

Proses perkawinan Landak

Para Landak jantan akan menyambut musim kawin dengan suara riuh rendah yang lebih mirip suara dengkuran. Landak jantan juga akan berputar mengelilingi Landak betina sambil memamerkan perut buncitnya, diiringi dengkuran-dengkuran ritmis yang seolah menjadi semacam rayuan bagi sang betina.


Saat Landak betina merespon rayuan Landak jantan, maka Landak jantan dan betina yang akan melakukan perkawinan tersebut akan saling mengendus satu sama lain. Selanjutnya Landak betina akan merebahkan diri dan duri-duri tajamnya secara perlahan akan melemas turun. Saat itulah, sang jantan akan naik ke bahu sang betina dengan menggigitnya sampai terjadi hubungan badan atau kopulasi.

Saat melakukan kopulasi, Landak terlihat seperti sedang berkelahi, mereka akan saling menggigit dan mendesis bahkan tak jarang hingga ada yang terluka.

Kehamilan Landak

Landak betina akan hamil dalam masa 56 hari. Seekor Landak betina dapat melahirkan 4 sampai dengan 7 ekor bayi Landak. Beberapa jam setelah kelahiran bayi-bayi Landak tersebut, duri lunak akan muncul dari dalam kulit mereka. Setelah beberapa bulan, duri lunak itu akan rontok dan berganti dengan duri baru yang lebih keras.

Induk Landak akan memberikan susu secara eksklusif untuk anak-anaknya selama 1 bulan. Saat bayi Landak mulai dapat membuka mata dan belajar berjalan, induk Landak akan memulai proses penyapihan atau cerai susu, namun ada juga induk Landak yang tetap menyusui anak-anaknya hingga usai 3 bulan. Setelah 3 bulan, anak-anak Landak harus hidup dan mencari makan sendiri.


Sahabat Cinta Sains juga bisa membaca artikel : Cara Capung atau Kinjeng Berkembang Biak

Demikian artikel tentang cara Landak berkembang biak. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: